MACAM-MACAM ORGANEL SEL
Macam-macam organel sel
Organel sel adalah komponen-komponen penyusun sel dan bersifat hidup. Organel sel merupakan bagian terpenting dalam suatu sel yang berfungsi mengatur proses kehidupan di dalam sel. Secara garis besar, struktur sel tubuh makhluk hidup itu ibarat struktur rumah yang terdapat pondasi, dinding, atap, tanah, dan lain-lain. Fungsinya untuk membentuk struktur rumah, menopang, dan menjaga setiap ruangan di dalam rumah. Organel sel yaitu merupakan bagian yang sangat terpenting didalam sebuah sel, fungsi organel sel yang paling utama ialah untuk mengatur proses kehidupan didalam sel. Organel sel sendiri terdapat didalam salah satu bagian sel yang disebut dengan Sitoplasma. Macam-macam organel sel :
1. Membran
Membrane sel yang membatasi sel disebut sebagai membran plasma dan berfungsi sebagai rintangan selektif yang memungkinkan aliran oksigen, nutrien, dan limbah yang cukup untuk melayani seluruh volume sel. Membran sel juga berperan dalam sintesis ATP, pensinyalan sel, dan adhesi sel. Membran sel berupa lapisan sangat tipis yang terbentuk dari molekul lipid dan protein. Membran sel bersifat dinamik dan kebanyakan molekulnya dapat bergerak di sepanjang bidang membran. Molekul lipid membran tersusun dalam dua lapis dengan tebal sekitar 5 nm yang menjadi penghalang bagi kebanyakan molekul hidrofilik. Molekul-molekul protein yang menembus lapisan ganda lipid tersebut berperan dalam hampir semua fungsi lain membran, misalnya mengangkut molekul tertentu melewati membran. Ada pula protein yang menjadi pengait struktural ke sel lain, atau menjadi reseptor yang mendeteksi dan menyalurkan sinyal kimiawi dalam lingkungan sel. Diperkirakan bahwa sekitar 30% protein yang dapat disintesis sel hewan merupakan protein.
2.
Inti Sel
Nukleus mengandung sebagian besar gen
yang mengendalikan seleukariota (sebagian lain genter letak di dalam mitokondria dan kloroplas). Dengan diameter rata-rata 5 µm, organel ini umumnya adalah organel yang paling mencolok dalam sel eukariota.
Kebanyakan sel memiliki satu nukleus, namun adapula yang memiliki banyak nukleus, contohnya sel otot rangka, dan ada pula yang tidak memiliki nukleus, contohnya sel darah merah matang yang kehilangan nukleusnya saat berkembang.
Selubung nukleus melingkupi nukleus dan memisahkan isinya (yang disebut nukleoplasma) dari sitoplasma. Selubung ini terdiri dari dua membran yang masing-masing merupakan lapisan ganda lipid dengan protein terkait. Membran luar dan dalam selubung nukleus dipisahkan oleh ruangan sekitar 20–40nm. Selubung nukleus memiliki sejumlah pori yang berdiameter sekitar 100 nm dan pada bibir setiap pori, kedua membranselubungnukleusmenyatu.Didalamnukleus,DNA ter organisasi bersama dengan protein menjadi kromatin. Sewaktu sel siap untuk membelah, kromatin kusut yang berbentuk benang akan menggulung, menjadi cukup tebal untuk dibedakan melalui mikroskop sebagai struktur terpisah yang disebut kromosom.
3.
Ribosom
Di suatu sel ada butiran kecil dan padat yang menempel di RE kasar dan menyebar di sitoplasma, nah itu namanya ribosom. Ribosom itu butiran nukleoprotein yang ukurannya hanya 15-20 nm, paling kecil dari organel lainnya. Ada dua komponen utama ribosom, yaitu subunit besar dan subunit kecil. Saat melakukan kerjanya, kedua subunit ini bergabung dan membentuk struktur yang mirip dengan burger. Ditengah-tengah tumpukan kedua subunit yang mirip burger itu, ada mRNA. Fungsi mRNA itu sebagai cetakan resep untuk bikin protein tertentu. Makanya, peran utama ribosom adalah sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.
4.
Retikulum
endoplasma
Retikulum
endoplasma (RE) tersusun dari selapis membran yang berlekuk-lekuk dan
posisinya di dekat atau menempel dengan inti sel. Ada dua jenis
Retikulum Endoplasma yaitu RE kasar dan RE halus. RE kasar permukaannya
ditempeli oleh ribosom sedangkan permukaan RE halus tidak ditempeli ribosom
permukaanya pun lebih halus yaitu fungsinya. RE kasar kan ditempeli
ribosom, maka fungsinya berkaitan untuk sintesis protein. Sedangkan RE
halus berfungsi untuk sintesis lemak, metabolisme karbohidrat, dan
detoksifikasi racun
5.
Badan Golgi
Badan Golgi atau Diktiosodisebutnya diktiosom. Letak badan golgi
biasanya ada di pinggir sel deket membran sel. Kalau di sel hewan, badan golgi
bisa membentuk lisosom. Makanya, di sekitar badan golgi sel hewan juga bisa
ditemukan di lisosom. Badan golgi ini paling gampang dikenali loh! Bentuknya
kayak kantung (lumen) atau cakram pipih yang disebut sisterna. Kantung badan
golgi ini bisa lepas dan nantinya akan membentuk kantung-kantung kecil yang
disebut vesikel. Vesikel ini ada dua macam, yaitu vesikel transfer
(untuk mentransfer protein dari badan golgi ke lisosom) dan vesikel sekretoris
(untuk melepaskan protein atau molekul lain).
6.
Lisosom
Lisosom pada sel hewan merupakan
vesikel yang memuat lebih dari 30 jenis enzim hidrolitik untuk menguraikan
berbagai molekul kompleks.
Sel menggunakan kembali sub unit molekul yang sudah diuraikan lisosom itu. Bergantung pada zat yang diuraikannya, lisosom dapat
memiliki berbagai ukuran dan bentuk. Organel ini
dibentuk sebagai vesikel yang melepaskan diri dari badan Golgi.
7.
Vakuola
Kebanyakan fungsi lisosom sel hewan dilakukan oleh vakuola pada sel
tumbuhan. Membran vakuola, yang merupakan bagian dari sistem endo membran, disebut tonoplas. Vakuola berasal dari kata bahasa Latin vacuolum yang berarti ‘kosong’ dan
dinamai demikian karena organel ini tidak memiliki struktur internal. Umumnya
vakuola lebih besar dari pada vesikel, dan kadang kala terbentuk dari gabungan
banyak vesikel.
Vakuola memiliki banyak fungsi lain
dan juga dapat ditemukan pada sel hewan dan protistauni seluler. Kebanyakan protozoa memiliki vakuola makanan, yang bergabung
dengan lisosom agar makanan didalamnya dapat dicerna. Beberapa jenis protozoa juga memiliki vakuola kontraktil, yang mengeluarkan kelebihan air dari sel.
8.
Sistem endo membran
Berbagai membran dalam sel eukariota merupakan bagian dari sistem endo membran. Membran ini dihubungkan melalui sambungan fisik langsung atau melalui transfer antar segmen membran dalam bentuk vesikel (gelembung yang dibungkus membran) kecil. Sistem endo membran mencakup selubung nukleus, retikulum endoplasma, badan Golgi, l isosom, berbagai jenis vakuola, dan membran plasma. Sistem ini memiliki berbagai fungsi,termasuk sintesis dan modifikasi protein serta transpor protein ke membran dan organel atau keluar sel, sintesis lipid, dan penetralan beberapa jenis racun.
9. Mitokondria
Organel ini memiliki dua macam membran, yaitu membran luar dan membran dalam, yang dipisahkan oleh ruang antar membran. Luas permukaan membran dalam lebih besar dari pada membran luar karena memiliki lipatan-lipatan, atau krista, yang menyembul ke dalam matriks, atau ruang dalam mitokondria. Fungsi mitokondria sebagai tempat respirasi seluler, menghasilkan energi/ATP, dan molekul pembawa energi siap pakai.
10. Kloroplas
11.
Dinding Sel
Pada tumbuhan merupakan matriks
ekstraseluler yang menyelubungi tiap sel tumbuhan.
Dinding ini tersusun atas serabut
selulosa yang tertanam dalam polisakarida lain serta protein dan berukuran jauh lebih
tebal daripada membran plasma, yaitu 0,1 µm hingga beberapa mikrometer. Dinding
sel melindungi sel tumbuhan, mempertahankan bentuknya, dan mencegah pengisapan air secara berlebihan.
Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi dan struktur dari sel :
Terimakasih.












Komentar
Posting Komentar